Keputihan kewanitaan , sekilas info dari
Crystal x :
Kiat Mencegah Keputihan Karena Infeksi Jamur
di Bulan Puasa. Bulan puasa merupakan bulan penuh hikmah untuk beribadah bagi
kaum muslim di seluruh dunia dan tentunya dalam beribadah diperlukan kenyamanan
terutama kebersihan dari luar maupun dari dalam. Khususnya bagi kaum muslimah,
ada penyakit tertentu yang jika dibiarkan dapat menganggu kenyamanan dalam
beribadah seperti keputihan, dimana sebetulnya penyakit ini dapat diatasi
karena ada cara-cara pencegahan dan solusinya.
Keputihan merupakan penyakit umum yang sering
diderita perempuan dan salah satu faktor pencetusnya adalah pola makan yang
tidak sehat. Pada bulan puasa umumnya perempuan tidak memperhatikan asupan
makanan yang dikonsumsi saat berbuka sehingga dapat mempengaruhi risiko
keputihan akibat infeksi jamur.
Dalam salah satu diskusi ilmiah mengenai
keputihan, pencegahan dan solusinya dengan pembicara pembicara Dr. dr. Dwiana
Ocviyanti, SpOG dari FKUI RSCM, ahli Obstetri dan Ginekologi menjelaskan
mengenai penyakit keputihan khususnya infeksi jamur vagina dan sehubungan
dengan datangnya bulan Ramadhan, Dr. Elvina Karyadi, ahli gizi membahas
mengenai alternatif makanan menu sehat untuk berbuka puasa.
Epidemiologi
75 persen dari seluruh wanita di dunia pasti
akan mengalami keputihan paling tidak sekali seumur hidup dan sebanyak 45% akan
mengalami dua kali atau lebih.¹
92 persen keputihan disebabkan oleh jamur yang
disebutCandida albicans.²
Tentang Keputihan
Keputihan atau istilah medisnya Fluor Albus,
adalah cairan yang berlebihan yang keluar dari vagina. Terdapat
dua jenis keputihan:
1. Bersifat fisiologis (dalam
keadaan normal) dengan ciri-ciri:
*
berwarna putih jernih,
*
berwarna kuning terang,
*
konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon,
*
tidak berbau dan tidak menimbulkan keluhan
2. Bersifat patologis (karena
penyakit) dengan ciri-ciri:
* cairan
yang keluar dari vagina lebih banyak dari biasanya dan terus menerus muncul
hingga terasa mengganggu,
*
berbau tidak sedap,
*
berwarna (putih susu – kuning tua – coklat – kehijauan – bercampur darah),
*
konsisten encer berbuih hingga kental menggumpal seperti susu basi,
*
timbul benjolan atau luka dan gatal atau panas disertai rasa nyeri ketika
berhubungan.
Keputihan dapat disebabkan oleh infeksi dari:
bakteri (Chlamydia, N.Gonorrhoeae, Bakterial Vaginosis, dll), Jamur (Candida
Spp) dan Parasit (Trichomonas Vaginalis).
Keputihan dapat dicegah dengan menjaga
kebersihan genitalia dan pola makan yang sehat, menghindarkan faktor resiko
infeksi seperti berganti-ganti pasangan seksual, pemeriksaan ginekologi secara
teratur termasuk pemeriksaan deteksi dini kanker serviks (pap smear) satu tahun
sekali bagi yang pernah melakukan hubungan seksual.
Infeksi Jamur Vagina
Infeksi jamur vagina disebabkan oleh Candida
Albicans dan merupakan penyebab keputihan yang sering di temui di Indonesia.
Semua perempuan di semua usia dapat mengalaminya termasuk mereka yang belum
pernah berhubungan seksual.
Infeksi jamur vagina merupakan akibat
pertumbuhan yang berlebihan dari mikroorganisme yang secara normal ada dalam
saluran pencernaan dan vagina. Terjadinya pertumbuhan abnormal dari jamur
vagina disebabkan oleh gangguan keseimbangan flora saluran pencernaan dan
vagina akibat turunnya imunitas tubuh, hamil, obesitas, penggunaan antibiotika,
pola makan atau konsumsi gula yang tinggi, gangguan pencernaan termasuk
konstipasi.
Gejala yang dihadapi adalah keputihan yang
kental putih kekuningan, kerap menggumpal seperti kepala susu dan berbau tidak
sedap, rasa gatal pada daerah vagina dan sekitarnya, rasa tidak nyaman saat
buang air dan nyeri ketika berhubungan seksual.
Penatalaksanaan infeksi jamur vagina adalah
dengan menjaga kebersihan dan perawatan daerah ginetalia, mengatasi faktor
resiko seperti obesitas/kegemukan, penyakit kencing manis, turunnya imunitas
tubuh, penggunaan obat-obat antibiotika dalam jangka waktu yang lama dan
bahan/kondisi yang mengiritasi vagina, pengaturan pola makan sehat dan
obat-obat anti jamur.
Tips yang perlu diperhatikan selama bulan
puasa agar terhindar dari resiko keputihan
- Cukup asupan cairan, minimal 8 gelas per
hari dalam bentuk minuman maupun makanan
- Cukup asupan serat dari buah dan sayuran
- Hindari makanan yang terlalu banyak
mengandung tepung dan gula
Selamat bagi yang sudah memakai Crystal x.
Ramadhan bisa dilalui tanpa gangguan si putih. Semoga bisa lebih khusyuk dalam
menjalankan ibadah selama bulan ramadhan.
Salam
Crystal x dan Tetap Setia pada Pasangan.
Sumber : Eva sari & Goestiono Muhammad
Tidak ada komentar:
Posting Komentar